Minggu, 04 Desember 2011

7 keajaiban dunia


Melihat 7 Keajaiban Dunia Yang Baru Dari Atas Langit

Saya ikut terlibat dalam voting tersebut, dan merasa senang karena pilihan saya masuk dalam 7 keajaiban dunia yang baru. Padahal saya sendiri belum pernah mengunjungi tempat-tempat tersebut. Mungkin hanya sebuah impian jika saya dapat mengunjungi dan melakukan perjalanan nyata ke sana.
Perjalanan virtual pun saya lakukan dengan memanfaatkan teknologi Google Earth. Apalagi kini, GE sudah dilengkapi dengan fasilitas Panoramio yang memungkinkan kita untuk melihat photo suatu tempat dari berbagai sudut pandang yang dikirimkan oleh banyak kontributor.
Berikut ini adalah penampakan 7 keajaiban dunia yang baru yang dilihat dari atas langit :


1. Taj Mahal, India

Simbol cinta dan hasrat
Kordinat :
27°10’30.00″N 78°2’31.48″E




2. Colosseum, Roma

Simbol kesenangan dan penderitaan
Kordinat :
41°53’24.83″N 12°29’33.09″E



3. Great Wall of China, China

Sebuah bukti ketekunan dan tekad yang keras
Kordinat :
40°21’21.03″N 116° 0’33.88″E



4. Petra, Yordania

Simbol keahlian teknik dan perlindungan
Kordinat :
30°19’23.64″N 35°26’54.83″E


5. Chichen Itza, Mexico

Simbol pemujaan dan pengetahuan
Kordinat :
20°40’54.32″N 88°34’8.91″W



6. Machu Picchu, Peru

Simbol dedikasi dan komunitas
Kordinat :
13° 9’47.76″S 72°32’44.75″W


7. Patung Yesus Penebus, Brasil

Kristus Penebus berdiri untuk menyambut dengan keterbukaan
Kordinat :
22°57’6.72″S 43°12’38.01″W
Referensi :
Panitia New 7 Wonders menyertakan juga satu-satunya keajaiban dunia kuno yang masih ada sebagai kandidat kehormatan yang tidak dipilih melalui voting.



8. Great Pyramid of Giza, Mesir 

Simbol keabadian dan kehidupan yang kekal
Kordinat :
29°58’42.28″N 31° 8’3.18″E
Referensi :


                        Pemilihan berdasarkan voting ini lebih tepat untuk melihat 7 keajaiban dunia yang populer bukan melihat mana yang terbaik.
Selain kepopuleran juga menggambarkan bagaimana suatu rakyat bersatu-padu untuk memperjuangkan situs peninggalan sejarahnya. Hal ini dapat dilihat dari kegigihan dan kebersamaan orang Brasil untuk memenangkan Monumen Patung Kristus Penebus. Juga orang India untuk kemenangan Taj Mahal, dan orang Jordania untuk kemenangan Petra.
Jadi Borobudur bisa saja menjadi 7 keajaiban dunia yang baru, jika saja pemerintah dan rakyat yang berjumlah 200 juta jiwa ini bekerja bersama-sama untuk itu. Sayangnya hal itu tidak terjadi. Bahkan maraknya aksi terorisme, kerusuhan masal dan ketidakramahan penduduk Indonesia telah membuat citra pariwisata Indonesia mudah “ditenggelamkan”.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar